1. Home
  2. ยป
  3. Creator
22 Juli 2019 10:20

7 Makanan ini ternyata berbahaya jika dikonsumsi untuk sarapan

Siapa sangka makanan yang sering dijadikan menu sarapan ini ternyata berbahaya. Ilfa Rosidah

Sarapan penting untuk untuk memenuhi sebagian kebutuhan gizi harian (15-30% kebutuhan gizi) dalam rangka mewujudkan hidup sehat, aktif, dan produktif. Pakar kesehatan juga menyarankan untuk mengonsumsi sarapan pagi dengan nutrisi yang seimbang. Akan tetapi ternyata tidak semua bahan makanan maupun minuman itu bagus jadi menu sarapan. Berikut adalah 7 makanan yang berbahaya jika dikonsumsi saat sarapan yang dirangkum dari berbagai sumber (21/07).

1. Sosis dan nugget.


Sosis memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Selain itu, olahan daging selalu mengandung nitrat yang tinggi dan ini berkaitan dengan faktor pemicu kanker. Berlaku juga untuk nugget dan sejenisnya.

Daging hasil pemrosesan adalah tipe daging yang berbahaya bagi kesehatan. Seperti yang dilansir dari laman hellosehat.com, suatu penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Harvard mengungkapkan bahwa setiap 50 gram daging olahan yang dimakan akan meningkatkan risiko menderita penyakit jantung sebanyak 42%. Jika hanya mengonsumsi daging olahan saja untuk sarapan, maka kemungkinan mengalami kegemukan dan obesitas juga akan bertambah karena biasanya daging olahan mengandung banyak lemak jenuh.

2. Sereal.

Sereal sering dianggap sebagai menu sarapan sehat. Tidak salah memang, karena terkadang sereal juga diperkaya dengan berbagai vitamin dan mineral yang membuatnya bernutrisi. Sarapan sereal sebenarnya baik, apalagi jika ditambah dengan susu, maka akan menambah pasokan kalsium, vitamin D, dan nutrisi sehat lainnya bagi tubuh. Sayangnya, kebanyakan sereal yang dijual sekarang ini telah diberi tambahan gula yang cukup tinggi. Itu sebabnya, sereal sudah tidak lagi dianggap sebagai menu sarapan sehat karena mengandung gula yang tinggi dan dapat memicu naiknya gula darah. Jika gula darah terus-terusan naik, maka kamu akan berisiko mengalami penyakit diabetes.

Jika tetap ingin sarapan sereal harus memperhatikan kandungan gizi yang terdapat pada kemasan sereal. Pilihlah sereal yang setidaknya mengandung 3 gram serat dalam setiap takaran sajinya, dan jika memilih sereal untuk anak-anak, perhatikan kembali bahan-bahan yang digunakan. Sereal berwarna-warni yang dihasilkan dari pewarna buatan dapat memberikan dampak kesehatan bagi anak. Beberapa penelitian mengaitkan pewarna pada makanan dengan ADHD dan hiperaktif pada anak. Jika kamu ingin mencampurkan sereal dengan susu, sebaiknya gunakan susu biasa, jangan susu kental manis. Karena, susu kental manis sudah diberi tambahan gula yang cukup banyak.

3. Nasi uduk.

Salah satu makanan yang paling digemari oleh masyarakat untuk dijadikan sarapan pagi adalah nasi uduk. Seperti yang dilansir dari laman doktersehat.com, pakar kesehatan menyebut nasi uduk sebagai makanan yang memiliki kandungan karbohidrat sederhana yang cenderung mudah meningkatkan kadar gula darah. Jika tidak benar-benar digunakan untuk beraktivitas, maka hal ini bisa meningkatkan risiko terkena kenaikan berat badan. Karbohidrat sederhana yang ada di dalam nasi uduk jika dikonsumsi dengan berlebihan juga akan membuat tubuh lebih rentan mengalami rasa kantuk meski waktu belum menunjukkan siang hari.

Hanya saja, bukan berarti kita tidak boleh mengonsumsi nasi uduk. Asalkan dikonsumsi dengan jumlah yang wajar dan tidak terlalu sering, maka kita justru bisa mendapatkan manfaat kesehatannya.

4. Mie instan.

Menu yang satu ini selalu menjadi andalan karena sangat praktis dan tidak perlu waktu lama untuk menyajikannya. Namun mie instan sangat tidak sehat untuk dijadikan menu sarapan, karena mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi, namun rendah protein, serat, vitamin dan mineral, sehingga tidak dapat memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Mie instan juga termasuk dalam makanan yang kaya akan kandungan natrium. Selain itu, di bumbunya juga kaya akan kandungan monosodium glutamate. Berbagai kandungan ini tidak baik jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah yang banyak. Natrium misalnya, jika dikonsumsi dengan berlebihan setiap hari bisa memicu datangnya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

5. Donat.

Donat sebaiknya tidak dijadikan menu utama sarapan, karena sebagian besar kandungannya hanyalahgula dan lemak. Seperti yang dilansir dari laman sahabatnestle.co.id, Menurut Kristin Kirkpatrick, MS, RD, LD dari Cleveland Clinic, donat dan berbagai jenis kue pastry manis lainnya memang banyak dikonsumsi orang di pagi hari, namun ternyata kandungan gulanya membahayakan. Donat yang disajikan dengan berbagai topping manis akan memaksa tubuh memompa insulin yang menimbulkan rasa lapar akan cepat kembali. Jumlah karbohidratnya pun tinggi dan tanpa dilengkapi dengan asupan protein, serat maupun vitamin.

6. Gorengan.

Gorengan mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk tubuh karena bisa menyebabkan penyakit kolesterol. Seperti yang dilansir dari laman doktersehat.com, menurut sebuah studi dari University of Guelph, lemak jenuh dapat menyebabkan tubuh kesulitan membersihkan gula dari darah, yang pada akhirnya akan mengakibatkan kegemukan atau obesitas. Kandungan minyak yang tinggi di dalam gorengan juga bisa mengalami radang tenggorokan.

7. Pancake dan wafel.

Pancake dan wafel memiliki rasa yang enak dan mengenyangkan sehingga sering dijadikan makanan untuk sarapan pagi. Sayangnya, makanan dengan bahan tepung, gula, susu, serta telur ini termasuk dalam makanan terburuk untuk sarapan karena tingginya kandungan tepung halus. Selain itu, topping dari pancake dan wafel biasanya memiliki kandungan sirup jagung fruktosa yang bisa memicu resistensi insulin, kondisi yang bisa menyebabkan datangnya diabetes tipe 2.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags