1. Home
  2. ยป
  3. Creator
21 Desember 2019 11:40

7 Karya arsitektur dunia mengagumkan ini terinspirasi dari alam

Ada yang terinspirasi dari bunga sampai DNA juga lho. Istimrora Raka

Para arsitek telah lama terinspirasi dari alam dalam membuat karya mereka. Bukti pengaruhnya dapat dilihat selama berabad-abad, dari simbolisme alami arsitektur Yunani Kuno dan Romawi hingga karya visioner abad ke-20.

Teknologi baru yang ada pada saat ini pun membantu arsitek menciptakan kembali struktur kompleks yang ditemukan di alam dengan menggunakan metode dan bahan konstruksi modern. Arsitektur biomimetik pun mulai banyak bermunculan di planet kita ini. Berikut ini 7 karya arsitektur indah yang terinspirasi dari alam sekitar. Apa saja ya?


1. 30st Mary Axe, London, Inggris.

Arsitek terkenal, Norman Foster, terinspirasi oleh mentimun ketika ia merancang bangunan yang lebih dikenal sebagai Gherkin ini. Permukaan bangunan dibuat dari lapisan kaca berbentuk berlian tertata dalam desain unik yang sebenarnya setelah dimodelkan malah mirip seperti spons laut atau peluru ketimbang mentimun.

Alih-alih menyaring air melalui permukaannya, bangunan ini menyaring udara untuk mengurangi kebutuhan akan pendingin ruangan. Bangunan neo-futuristik setinggi 180 meter ini terlihat kontras dengan rumah-rumah Georgia terkenal di London yang ada di sekitarnya. Bangunan ini pun telah menjadi ikon cakrawala kota.

2. The Cube Houses, Rotterdam, Belanda.

Terlepas dari semua sudut-sudut keras dan garis lurusnya, arsitek Piet Blom sebenarnya mengambil inspirasi dari hutan pohon ketika merancang rumah-rumah futuristik ini pada tahun 1977. Setiap kubus kuning itu miring pada sisinya sebesar 45 derajat dan bersandar pada tiang berbentuk segi enam, mewakili dari bentuk pohon di alam.

Pintu masuk ke setiap rumah tiga tingkat ini terletak di dalam "bagasi" beton yang di dalamnya berisi tangga. Meskipun kubus masih berfungsi sebagai rumah pribadi, ada beberapa pilihan bagi wisatawan yang ingin tahu dan melihat-lihat interior miring mereka.

3. Taipei 101, Taipei.

Berdiri setinggi 509 meter, gedung pencakar langit 101 lantai ini adalah gedung tertinggi di dunia ketika pertama kali dibuka di Distrik Xinyi pada tahun 2004. Arsitek terkenal C.Y. Lee memodelkannya dengan terinspirasi oleh batang bambu lengkap dengan bagian-bagiannya yang beruas penuh dengan simbolisme.

Ada total delapan segmen yang masing-masing terdiri dari delapan lantai di mana angka delapan tersebut dipercaya sebagai angka keberuntungan dalam budaya Tiongkok. Sementara itu dinding kaca yang berwarna hijau menambahkan sentuhan akhir pada bangunan ini.

4. Aldar Headquarters, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Gedung pencakar langit bundar ini telah bercahaya di tengah-tengah gurun pinggir laut Abu Dhabi sejak tahun 2010. Sebagai penghormatan terhadap warisan maritim kota, Marwan Zgheib dan firma MZ Architects yang berbasis di Lebanon terinspirasi oleh cangkang kerang dalam mewujudkan bangunan ini.

Mereka mengembangkan diagrid (kerangka berbentuk intan dari tulang rusuk baja yang memotong secara diagonal) untuk membuat kulit kaca lengkung yang terlihat mencolok pada bangunan. Berdiri di ketinggian 110 meter (23 lantai) di semenanjung yang permukaan tanahnya ditinggikan secara manual, bangunan ini menawarkan pemandangan kota dan tepi laut yang indah.

5. Helix Bridge, Singapura.

Sebuah tim internasional yang merupakan gabungan dari Architects 61 di Singapura dan Cox Architecture and Arup yang berbasis di Australia merancang jembatan yang membentang di atas Marina Bay ini. Jembatan ini menghubungkan hotel dan pusat perbelanjaan yang terkenal dengan ArtScience Museum and Gardens by the Bay.

Inspirasi bangunan ini berasal dari struktur heliks ganda dari molekul DNA. Lalu dibuatlah modelnya menggunakan penyangga tubular, baja stainless yang menghubungkan dua spiral yang berbeda ke dek jembatan. Dibuka pada tahun 2010, struktur lengkung sepanjang 280 meter ini memiliki lima platform penglihatan dan memberikan pejalan kaki pemandangan cakrawala yang spektakuler dari seberang pantai.

6. Lotus Temple, New Delhi, India.

Menurut kitab suci agama Bahai, semua rumah ibadah agama harus mencakup bentuk lingkaran sembilan sisi. Ketika yang lain memiliki bentuk sebuah kubah, kuil di Desa Bahapur di New Delhi ini terlihat sangat berbeda.

Terinspirasi oleh bentuk bunga lotus, arsitek Fariborz Sahba menyusun 27 kelopak "marmer" yang berdiri bebas dan disusun dalam tiga kelompok untuk membentuk sembilan sisi. Bahan-bahannya berasal dari gunung Penteli di Yunani, sumber yang sama seperti yang dipakai kuil Parthenon di Athena. Kuil secara resmi dibuka untuk umum pada tahun 1986, dan aula pusatnya dapat menampung hingga 2.500 umat.

7. Beijing National Stadium, Beijing, China.

Didesain oleh firma arsitektur Swiss, Herzog & de Meuron untuk Olimpiade 2008, penduduk setempat menjuluki stadion ini "Sarang Burung" dari sebelum olimpiade dimulai hingga sekarang. Interior, atap, dan tangga yang berbentuk mangkuk diintegrasikan ke dalam formasi seperti jaringan struktur spasial, dibuat dengan rangka baja yang tumpang tindih.

Ruang-ruang di antara mereka diisi dengan membran tembus cahaya, seperti halnya burung mengisi ruang kosong di sarang mereka dengan material. Stadion ini sering dijadikan sebagai venue konser dan acara khusus lainnya, dan sekali lagi akan menjadi tuan rumah ajang sekelas Olimpiade Musim Dingin pada tahun 2022.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags