1. Home
  2. ยป
  3. Creator
2 November 2020 12:15

5 Sinetron terbaik yang pernah dibintangi Fahmi Bo ini bikin kangen

Sempat vakum dari dunia hiburan, Fahmi Bo kembali aktif bermain di sejumlah sinetron. Aditya Mahyudi

Jika kamu familiar sama aktor bertubuh gempal di setiap sinetron mungkin tidak asing lagi saat mendengar nama Fahmi Bo. Aktor asal Jakarta yang mengawali karier di dunia akting sejak 90-an ini memang terkenal dengan perannya sebagai orang yang suka berpikir lambat dalam mengambil keputusan serta berjiwa humoris. Meski kebagian sifat polos, Fahmi Bo tidak pernah mempermasalahkan karakternya tersebut karena dia tetap fokus berakting secara profesional demi menaklukkan industri hiburan Tanah Air.

Kesuksesan Fahmi Bo berkarir di dunia hiburan Tanah Air rupanya berbanding terbalik dengan kehidupannya di dunia nyata. Selama vakum syuting akibat pandemi Corona, Fahmi Bo sempat berjualan gorengan dan kue keliling dari rumah ke rumah. Selain itu, ia pernah bekerja magang sebagai sopir pribadi Azis Gagap yang bertugas mengantar mantan pemain OVJ tersebut dari berangkat syuting sampai pulang.


Semua perjuangan beratnya tersebut dilakukan untuk menafkahi keluarganya pasca terhimpit masalah ekonomi selama kurang dari tujuh tahun. Walaupun sudah berstatus artis papan atas, Fahmi Bo merasa tidak malu kerja serabutan asalkan halal dan serius dijalani.

Sinetron apa saja yang pernah dibintangi oleh Fahmi Bo sepanjang kariernya di dunia hiburan? Berikut ini lima sinetron terbaiknya yang menyajikan akting berkelas Fahmi Bo.

1. Lupus Millenia (Gusur).

Foto: kumparan.com

Sinetron idola para remaja era 90-an ini menjadi pembuktian diri Fahmi Bo dalam menunjukkan akting perdananya di layar kaca. Berperan sebagai Gusur, dia adalah sahabat karib Lupus (Irgy Ahmad Fahrezy) yang selalu curhat seputar kisah cintanya. Suatu ketika, Gusur sedang dekat dengan pujaan hatinya yaitu Fifi Alone (Ulfa Dwiyanti) sejak awal masuk SMA. Karena merasa gugup atau malu-malu kucing, dia sempat mundur dalam mengejar cintanya daripada bertemu langsung. Berkat dorongan Lupus, Gusur memberanikan diri untuk berhubungan romantis dengan Fifi Alone lewat gaya bicara sastra ala Chairil Anwar sambil membentangkan tangan ke atas.

Seiring berjalannya waktu, kisah cinta Gusur tidak seindah bayangan. Kehadiran Pak Doni (Donny Kusuma) yang semakin lengket dengan Fifi Alone disebut-sebut menjadi pemicu utama Gusur mulai terbakar api cemburu. Sejak dikecewakan oleh Fifi Alone, Gusur langsug terdiam sejenak lalu bergegas menghubungi Lupus agar diberikan tips cara mudah mendekati cewek tanpa bikin sakit hati.

2. Kiamat Sudah Dekat Series (Berry).

Foto: citrasinema.co.id

Berry diceritakan sebagai pemain gitar bass band Fandy (Andre Taulany) yang suka mengenakan baju Hawaii dan ikat kepala berwarna biru dengan corak bintang di setiap aksi panggungnya. Selain jago ngeband, Berry perlahan-lahan belajar tata cara puasa sunah dan salat lima waktu bersama Fandy secara otodidak. Walaupun prosesnya berjalan tidak mudah, Berry berusaha semaksimal mungkin untuk membedakan mana perbuatan halal maupun haram.

Adegan lucu terbaik Berry adalah dia baru mendengar kata Musala. Pada awalnya, dia sempat mengira Musala itu adalah nama masjid atau salah satu personel Walisongo. Setelah dijelaskan panjang lebar oleh Fandy, Berry mendadak sadar bahwa Musala itu tempat orang menunaikan salat berupa ruangan sederhana.

Belum berhenti sampai di situ, Berry ikut mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran sebagai tanda bersih dari segala perbuatan dosa. Namun, aksi konyol bersama rekan-rekannya hampir diusir paksa oleh satpam karena dianggap mempermainkan agama. Berkat keinginan Berry pergi naik haji semakin tinggi, satpam mempersilakan mereka untuk melanjutkan tradisi sakralnya sebelum berubah pikiran.

3. Istana Impian (Hengky).

Foto: www.youtube.com

Berakting dengan penyanyi kenamaan Tanah Air Krisdayanti, Fahmi memerankan pengunjung tamu hotel bernama Hengky yang paling menyebalkan dan pintar mencari 1000 alasan. Saat berkunjung ke hotel Istana Impian, dia sempat mengajukan komplain atas pelayanan makanan hotel yang dianggap rasanya hambar dan kurang sedap di lidah. Hal ini terjadi ketika dia tersedak hingga susah dikeluarkan.

Saking marahnya, dia nekat menyalahkan para staf hotel yang dianggap kurang punya rasa belas kasihan pada tamu sambil menggebrak meja. Jika permintaannya tidak terpenuhi, dia bakal melaporkan hotel ke pihak berwajib agar usahanya segera ditutup permanen.

Setelah ditelusuri, Hengky ternyata hanya menginginkan pelayanan makan gratis karena mengaku sedang irit ongkos akibat sering terlilit hutang. Kelakuan jahil Hengky ini seolah mendapat teguran keras oleh manajer Hotel yang merasa kehadirannya seperti tamu tak diundang. Sebagai hukumannya, dia diberi dua pilihan untuk terbebas dari daftar blacklist hotel, yaitu melunasi harga makanannya atau ikut bekerja melayani pengunjung hotel tanpa digaji. Dengan menahan perasaan malu, Hengky bersedia membayar seluruh makanan lewat jalur kasbon.

4. Tersayang (Fauzi).

Foto: www.youtube.com

Pertama kali muncul di episode 1, Fahmi Bo menjelma sebagai mahasiswa pencinta kuliner yang kerap kali membantu Dion (Anjasmara) dalam urusan asmara. Rekan duet Ical (Fanny Fadillah) suka memberikan saran jitu kepada Dion (Anjasmara) tentang cara mudah mendekati Mayang (Jihan Fahira) hingga cintanya terbalaskan.

Demi menyenangkan hati sahabat sejatinya, Fauzi rela menggendong Dion sekuat tenaga hanya untuk mengintip ruangan kelas Mayang dari kejauhan. Seakan belum puas, Fauzi memanfaatkan mobil mainan untuk dijadikan sebagai alat komunikasi dalam menyampaikan pesan romantis pada Mayang.

Kedua usaha keras tersebut bukannya berakhir sempurna malah diketahui oleh pak Dosen (Latief Sitepu) sehingga Fauzi dan kawan-kawannya bersembunyi di tempat lain. Meskipun rencananya berakhir gagal total, Fauzi tidak pernah kehabisan akal dalam menemukan berbagai cara demi mendukung Dion resmi berpacaran dengan Mayang sampai ke jenjang pernikahan.

5. Tukang Ojek Pengkolan (Tajudin alias Deddy).

Foto: celebrity.okezone.com

Anak kesayangan Babe Naim (Otong Lalo) ini dikenal sebagai karakter yang selalu tampil kocak dan menggemaskan. Aksinya saat berjualan bubur kacang hijau sambil berteriak "Burcangijo" semakin memperkuat ciri khas Deddy sebagai pedagang yang paling disukai warga Rawabebek. Setiap kali orang lain membeli bubur kacang hijau maka Deddy mengeluarkan jurus rayuan gombal dengan diiringi goyang pinggul demi penghangat suasana.

Bosan dengan pekerjaan rutinitasnya, Deddy pernah beralih profesi sebagai pedagang mie bakso yang menyajikan bakso beranak dan sambal ekstra pedas. Sayangnya, usaha terakhir Deddy ini gagal mengulangi kesuksesan bubur kacang hijau akibat minimnya pembeli serta rasanya yang terlihat biasa saja seperti air mentah. Sejak kejadian memalukan tersebut, Deddy memutuskan pensiun dari aktivitas dagangannya lalu fokus beristirahat di rumah dengan tenang sembari menemani keluarganya.

Lama tak ada kabar, Deddy mulai terkena gejala stroke yang membuatnya harus berbaring di kamarnya selama berbulan-bulan. Tidak hanya sekali, Deddy pernah merasakan jatuh pingsan ketika sedang berdoa tentang nasib kesehatannya di masjid. Dalam hal ini, banyak penonton yang mengira penyakit Deddy menandakan karakternya bakal dimatikan oleh sutradara.

Secara mengejutkan, keajaiban telah datang menimpa Deddy di mana dia dinyatakan sembuh lalu memeluk keluarganya sambil meneteskan air mata. Uniknya, kehadiran para bidadari di mimpinya adalah orang yang berjasa dalam menyelamatkan nyawanya.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags