1. Home
  2. ยป
  3. Creator
19 Oktober 2017 10:19

5 Pemain sepak bola yang meninggal saat pertandingan

Disamping serunya permainan sepak bola, olahraga ini juga beresiko merenggut nyawa Audi Rahmantio

Kabar duka lagi-lagi datang dalam dunia sepak bola. Sayangnya, kabar duka tersebut datang dari Indonesia. Minggu 15 Oktober 2017 menjadi hari kelam bagi sepak bola Indonesia setelah meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choriul Huda setelah dirinya berbenturan dengan rekan setimnya di pertandingan Liga 1 melawan Semen Padang.

Sontak berbagai ucapan bela sungkawa datang dari berbagai pihak. Bahkan media-media internasional sepertiThe Guardian, La Gazetta Dello Sport, Goal.com ikut mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Choirul Huda.


Intensitas tinggi dalam pertandingan sepak bola memang menjadi salah satu alasan mengapa sepak bola begitu di sukai oleh banyak orang di dunia. Pertarungan habis-habisan para pemain di atas lapangan menunjukan betapa tingginya intensitas dalam permainan sepak bola. Namun, tingginya intensitas pertandingan juga bisa berdampak pada keselamatan nyawa para pemain. Benturan fisik, tekel-tekel keras, dan berbagai resiko terkena penyakit jantung menjadi resiko besar bagi pesepak bola.

Bukan hanya Choirul Huda, 5 pesepak bola ini juga meninggal saat pertandingan:

1. Marc Vivin Foe (Kamerun / Manchester City)

Inilah salah satu kisah kematian pesepak bola di lapangan yang melegenda. Gelandang Manchester City asal Kamerun ini terkapar di tengah pertandingan Piala Konfederasi 2003 saat melawan Kolombia. Sempat dia bernapas saat di tolong tim medis, namun nyawanya tak tertolong usai tiba di balai medis. Kegagalan fungsi jantung menjadi penyebabnya.

Pihak pemerintah Kamerun pun memberikan penghormatan tertinggi bagi ksatria kepada Marc Vivin Foe.

2. Antonio Puerta (Spanyol / Sevilla)

Saat Sevilla melawan Getafe dalam lanjutan pertandingan LA Liga, Spanyol, bek Sevilla Antonio Puerta terkena serangan jantung saat pertandingan. Sempat pingsan lalu siuman di lapangan, Antonio Puerta menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

3. Miklos Feher (Hungaria / Benfica)

Striker asal Hungaria milik Benfica ini mengalami serangan jantung saat Benfica bertandang ke markas Victoria Guimares dalam lanjutan Liga Sagres, Portugal 2004. Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-60, Feher mendapatkan kartu kuning di pengujung pertandingan. Tidak lama kemudian dia tiba-tiba tergeletak di atas lapangan.

Personel klub termasuk pelatih Benfica saat itu, Jose Antonio Camacho tidak kuat menahan tangis karena Feher tidak bisa diselamatkan.

4. Eri Irianto (Indonesia / Persebaya)

Eri Irianto, mantan pemain Persebaya meninggal setelah insiden benturan dengan pemain PSIM, Samson Noujine Kinga dalam pertandingan Liga Indonesia tahun 2000. Irianto pingsan dan langsung di bawa ke rumah sakit.

Sayangnya, nyawa Irianto tidak tertolong setelah dia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dokter Soetomo. Dia mengalami serangan jantung.

5. Akli Fairuz (Indonesia / Persiraja)

Akli meninggal setelah benturan keras dengan kiper PSAP Sigli, Agus Rohman dalam pertandingan Divis Utama Liga Indonesia 2014. Akibat benturan ini, perut Akli terkoyak.

Meskipiun berbagai pihak sudah melakukan usaha untuk menyelamatkan Akli, tetap saja Tuhan berkata lain.

(brl/nng)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags