1. Home
  2. ยป
  3. Creator
30 April 2019 10:00

4 Karya dari dunia hiburan ini sering dikira buatan negara lain

Salah satunya lagu No One Can Stop Us yang banyak dikira lagu barat. Ipit Handayani

Karya-karya dari dunia hiburan memang selalu jadi hal yang dinanti-nanti para penikmat seni yang haus akan hal baru. Kualitas dan cita rasa dari hasil karya seni itu pun tentunya tak akan luput dari penilaian masyarakat, apalagi para kritikus. Akan selalu ada inovasi dan persaingan bagi mereka yang bergelut di dunia seni hingga membuat hasil karya seni itu menjadi baik di mata masyarakat bahkan jadi yang terbaik, contohnya seperti film dan lagu.

Dari beribu karya seni dunia hiburan, setiap orang pasti punya film atau lagu yang beberapa di antaranya jadi favorit mereka sepanjang masa. Nah, bicara soal film dan lagu, ada lho, beberapa hasil karyanya yang sering bikin orang salah paham atau salah kira. Salah satunya salah kira rumah produksi! Ya, ternyata masih banyak orang yang salah kira sama 4 karya dari dunia hiburan di bawah ini. Kebanyakan dari mereka salah kira kalau 4 karya seni ini buatan negara lain, bukan buatan negara asalnya. Apa saja memang? Cekidot, deh!


1. Lagu berjudul No One Can Stop Us.

Awal lagu ini liris di tahun 2016, banyak yang mengira kalau lagu No One Can Stop Us ini adalah lagu barat atau lagu yang berasal dari Amerika Serikat. Bahkan setelah dua tahun dari rilisnya lagu, masih banyak khalayak yang belum tahu kalau lagu ini sebenarnya lagu karya musisi Indonesia. Dipha Barus sendiri merupakan seorang DJ berdarah Batak yang pernah meraih salah satu penghargaan dari AMI Award. Sedangkan Kallula, penyanyi yang berduet dengan Dipha Barus di lagu ini adalah seorang penyanyi EDM dari Indonesia yang juga berprofesi sebagai designer dan fashion stylist. Keren, bukan?

2. Film Bait.

Jangan salah sangka lagi, ya! Bait yang rilis di tahun 2012 bukanlah film dari Hollywood (Amerika Serikat), melainkan film dari Australia yang proses produksinya bekerja sama dengan Singapura. Rumah produksi tersebut salah satunya Development Authority of Singapore. Tak heran kalau pada bagian opening filmnya banyak ditemukan tulisan-tulisan dari huruf Cina. Dan karena berasal dari Australia, dialog bahasa Inggris antar pemain pun akan terdengar sedikit berbeda dengan dialog di film-film Hollywood. Di sini, campur tangan Singapura sangat kental terasa, loh! Terbukti adanya beberapa artis Singapura yang terlibat di dalamnya dengan peran utama aktor dari Australia, Josh (Xavier Samuel) yang berperan sebagai lifeguard pantai yang juga bekerja sebagai pelayan di supermarket milik orang Chinese.

Film ini bercerita tentang adanya tsunami besar yang melanda pantai Queensland, Australia. Beberapa orang yang berada di dekat lokasi banyak yang terjebak di dalam bangunan. Salah satunya di supermarket tempat Josh bekerja. Nah, gak disangka-sangka ternyata tsunami besar itu membawa beberapa hiu besar nyasar ke dalam supermarket! Nah, inilah awal ketegangan di film Bait dimulai. Intinya sih, tentang hiu-hiuan gitu. Temanya gak beda jauh dengan film hiu-hiuan buatan Hollywood meski dari kualitas Bait masih jauh di bawah Hollywood.

3. Lagu berjudul I'm your Little Butterfly.

"Ay...yayay..Iam your little butterfly", begitu cuplikan lagu yang biasanya terdengar di telepon mainan anak generasi 90-an. Irama musiknya yang ceria sepertinya membuat sang produsen mainan tersebut memilih lagu ini untuk diselipkan karena dianggap cocok untuk anak-anak dan nampaknya, pilihan itu sangat tepat sasaran! Ya, telepon mainan buatan Cina tersebut ternyata sangat digemari anak-anak pada zamannya. Apalagi anak perempuan, mengingat warnanya yang khas yaitu merah muda dan putih.

Sayangnya, banyak yang mengira lagu ini berasal dari penyanyi Cina atau Jepang. Padahal faktanya, lagu ini dinyanyikan oleh grup dari Swedia bernama Smile.dk. Memang, pada konsep lagunya yang ini, dua wanita bule cantik ini mengusung lagu tentang samurai dengan iringan musik Jepang yang kental, terlebih di bagian opening lagu. Maka tak heran kalau banyak yang mengira lagu ini dinyanyikan oleh penyanyi Asia.

4. Film Crazy Rich Asians.

Berbanding terbalik dengan film Bait, Crazy Rich Asians yang oleh sebagian orang awam dikira film buatan Cina atau Asia justru faktanya diproduksi oleh rumah produksi terkemuka di Amerika Serikat, Warner Bros. Dengan kata lain, Crazy Rich Asians adalah film Hollywood meski seluruh pemainnya murni berasal dari Asia. Film ini tak bisa dicap sebagai film dari Asia mengingat fakta yang ada. Kerennya lagi, meski memakai pemain-pemain Asia, pamor Crazy Rich Asians justru tinggi di Amerika Serikat dan bahkan dunia. Hal ini membuktikan jika pemain dari Asia pun tak perlu diragukan lagi kemampuannya.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags