1. Home
  2. ยป
  3. Creator
13 Desember 2019 16:40

14 Ciri pasanganmu selingkuh secara fisik dan hati

Selingkuh tak hanya secara fisik, hati pun bisa. Simak ciri-cirinya berikut ini. DwiS
Foto: pexels/pixabay

Dari pacaran hingga menikah, siapa sih yang tidak ingin hubungan langgeng dengan pasangan? Tentu ini jadi impian setiap orang. Tapi tidak semua mampu mewujudkannya. Alih-alih mendapat kebahagiaan, tersiksa batin (bahkan fisik) bisa terjadi jika salah satu berkhianat.

Beragam faktor menjadi penyebab perselingkuhan terjadi. Tidak hanya sebatas fisik, ada juga selingkuh hati.


Selingkuh hati terjadi jika salah satu memendam rasa khusus kepada orang selain pasangannya. Bisa dibilang selingkuh walaupun mereka tidak sampai berpacaran. Selingkuh hati memang lebih sulit ketahuan, terutama bagi mereka yang pintar menyembunyikan.Sedangkan kalau selingkuh fisik artinya pasanganmu memang sudah berhubungan fisik alias sering bertemu diam-diam dengan orang ketiga tersebut.

Penyebab perselingkuhan terjadi itu beragam. Ada yang karena sudah jenuh dengan pasangan atau gara-gara ketemu mantan dan Cinta Lama Bersemi Kembali. Banyak juga yang berujung selingkuh karena sering bertemu di kantor atau di kampus, misalnya. Bisa karena sering curhat dengan lawan jenis lalu menimbulkan simpati dan mulai timbul rasa berbeda. Atau selingkuh bisa terjadi karena pasangannya sering menyakiti dengan bertindak dan berkata-kata kasar.

Kalau kamu termasuk yang curiga dengan pasangan, harus lebih cari tahu lagi supaya bisa segera menemukan solusi bersama. Ada beberapa ciri-ciri umum seorang pria atau wanita sedang berselingkuh fisik ataupun hati. Kalau pasanganmu menunjukkan beberapa tanda di bawah ini, kamu boleh curiga kalau dia memiliki pria/wanita idaman lain dalam hubungan kalian.

Ciri-ciri selingkuh hati dan fisik hampir atau bisa saja sama. Apa saja?

1. Selalu bawa ponsel.

Kalau pasanganmu terlihat selalu memegang ponselnya seolah-olah butuh setiap detik itu patut dicurigai. Terlebih jika dia sering mengecek inbox/pesan masuk dan membalasnya dengan senyum-senyum sendiri.

Dia sering merahasiakan password di ponselnya? Cobalah sekali-kali untuk meminta dia membukanya di hadapanmu. Kalau dia menolak, tersinggung, atau tampak ketakutan, kemungkinan dia menyembunyikan sesuatu yang bisa membuatmu marah. Berselingkuh bisa jadi salah satunya, bukan?

2. Gelagat aneh.

Saat sedang bersama, dia bersikap aneh seperti sering melirikmu saat mengetik sesuatu di ponselnya. Atau ketika sedang telepon dia tiba-tiba pergi menjauh beberapa langkah darimu dan terkadang menutup mulutnya saat berbicara.

Pokoknya segala sikap aneh yang dia tunjukkan patut kamu curigai, walau tidak semua berkaitan dengan perselingkuhan. Kamu boleh bertanya baik-baik tentang sikapnya itu walau bisa saja dia tampak gugup dan memberi jawaban lain sebagai alasan.

3. Mulai tertutup.

Biasanya pasanganmu terbuka dan bercerita banyak tentang segala hal dalam kesehariannya. Tapi akhir-akhir ini dia mulai berubah seperti lebih pendiam, cuek, dan tertutup. Untuk menyapa hangat saja dia sudah malas, apalagi diajak berdiskusi tentang berbagai hal.

4. Sering membandingkan.

Dia mulai membanding-bandingkan dirimu dengan seseorang. Mencari-cari kelemahanmu dan menyalahkan. Atau sering membandingkan hubungan kalian dengan orang lain seolah dia tidak puas dengan kebersamaan kalian selama ini. Hmm yakin ingin bertahan kalau terus seperti ini?Kalau tidak ingin hubungan berakhir, segera cari solusi demi kebahagiaan kalian berdua.

5. Cepat marah.

Tidak seperti hari-hari sebelumnya, dia yang biasanya tenang dan santai berubah menjadi cepat marah dan sering mengkritikmu. Sedikit saja hal, pendapat, atau sikapmu yang bertentangan menurutnya, dia langsung tersinggung dan membentakmu. Bahkan bisa bertindak kasar dengan memukulmu. Tentu menyedihkan kalau sampai kamu mengalaminya.

Cobalah untuk tenang dan bersabar sambil mencari tahu apakah sikapnya itu karena stres dengan kerjaan atau hal lain. Tapi kalau sampai dia terus berbuat kasar yang menyebabkanmu terluka fisik, jangan takut melaporkannya ke pihak berwajib.

6. Sebut nama seseorang.

Ketika kalian sedang berdua tiba-tiba dia kelepasan menyebut nama wanita/pria lain. Lebih parah kalau dia sering melakukannya dengan menyebut nama yang sama.

Atau saat sedang tidur di sebelahmu tiba-tiba dia mengigau, Oh, Sinta. Kamu cantik sekali, padahal nama kamu Santi. Atau, Roger Roger, sedangkan kamu namanya Rojali. Hmmm...

7. Cari perhatian.

Cari perhatiannya bukan ke kamu sebagai pasangannya, tapi ke orang lain. Bisa jadi dia merasa kurang mendapat perhatian darimu dan mulai mencarinya ke seseorang yang dianggapnya sanggup memberikan.

Kalau sudah begitu, kamu pun perlu introspeksi diri dan cobalah untuk lebih memberinya perhatian sekalipun untuk hal-hal kecil. Terkadang hal yang kita anggap kecil bisa jadi sangat berarti bagi pasangan.

8. Sedikit waktu untukmu.

Dia lebih memilih nongkrong berjam-jam bersama teman-temannya daripada menghabiskan waktu berdua denganmu. Tentu ini cukup menjengkelkanmu terutama saat kamu sedang butuh perhatiannya.

Setidaknya waktu yang diberikan harus seimbang antara menghabiskannya bersama pasangan dengan bersosialisasi atau urusan lainnya. Kalau sudah tidak nyaman segera diskusikan bersama dan buat kesepakatan bagaimana mengatur waktu yang bijak satu sama lain.

9. Merayu orang lain.

Kamu pernah tanpa sengaja melihat pasanganmu sedang merayu seseorang entah itu secara langsung, melalui chat, atau telepon. Kamu perlu waspada terutama jika dia melakukannya hampir setiap hari karena itu termasuk ciri perselingkuhan.

10. Sering lembur.

Lembur atau pulang telat dari kantor jadi salah satu alasan seseorang saat menemui selingkuhannya. Buat pasangan yang sudah menikah atau masih berpacaran, setidaknya kamu pasti tahu kan jadwal rutinnya di kantor? Tapi kalau tiba-tiba dia terlalu sering lembur sementara temannya yang lain tidak, perlu untuk mengecek informasinya.

Cobalah untuk menanyakan ke teman atau pihak kantor tentang jadwal lemburnya. Di situ kamu bisa tahu apakah dia memang dihadapkan dengan tugas yang banyak atau hanya sekadar alasan.

11. Rajin berdandan.

Setiap orang pasti ingin terlihat cantik atau ganteng khususnya di depan pasangan. Berdandan rapi, bersih, dan tampil maksimal dalam setiap kesempatan kadang menjadi prioritas bagi sebagian orang.

Tapi kalau pasanganmu yang biasanya dandan seadanya tiba-tiba jadi sangat perhatian dengan tampilannya, mungkin ada sesuatu yang membuatnya seperti itu. Bisa saja dia ingin tampil sempurna untuk mengesankan seseorang di luar sana.

12. Sering atau jarang seks.

Buat kamu sudah menikah, biasanya ada jadwal berhubungan intim dengan pasangan. Kebanyakan orang yang berselingkuh semakin jarang melakukan hubungan intim dengan pasangan. Hal itu karena energinya sudah terkuras setelah berhubungan dengan selingkuhan.

Tapi bisa jadi justru sebaliknya, dia meminta berhubungan intim denganmu lebih sering dibanding jadwal biasa. Dia melakukannya semata-mata untuk menutupi perselingkuhannya supaya tidak dicurigai. Atau saat bersamamu dia sering mencoba gaya baru yang kadang membuatmu heran sendiri. Walau hal itu bisa saja terinspirasi dari hasil menonton video dan sejenisnya.

13. Jatah berkurang.

Biasanya kamu diberikan jatah yang cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari, khususnya bagi yang sudah menikah. Tapi akhir-akhir ini jatahmu berkurang padahal penghasilnya tetap. Sementara dia pun tidak ada pengeluaran tambahan yang sampai menguras kantong. Tidak juga sedang berhemat atau menambah dana investasi. Kamu pasti jadi curiga, bukan?

Bisa saja pengeluaran dia jadi bertambah dan jatahmu semakin berkurang karena harus membiayai selingkuhannya. Bukankah namanya selingkuh itu perlu modal?

14. Aktif kencan online.

Kalau seseorang sudah punya pasangan, normalnya sih tidak perlu aktif dalam kencan online. Online dating atau kencan online sudah jelas diperuntukkan buat para single yang sedang mencari pasangan, iya kan?

Kalau pasanganmu ternyata ikut-ikutan aktif di kencan online, tentu jadi tidak wajar. Mungkin dia hanya niat iseng awalnya, tapi lama-lama bisa keterusan dan berujung perselingkuhan.

Menjaga hubungan tetap langgeng dengan pasangan tentunya butuh perjuangan dari kedua belah pihak. Bukan hanya salah satunya saja.

Jadi, kalau masih ingin bertahan dengan pasangan dan berniat memperbaiki hubungan, bicarakan segala masalah. Komunikasi penting dalam setiap hubungan.Mendiskusikan masalah harus dengan kepala dingin, saling mendengarkan dan mengerti, saling introspeksi, dan tidak emosi berlebihan yang berakhir pertengkaran.

Kalau memang hubungan sudah tidak bisa dipertahankan, dia pun tidak mau berubah, kamu harus tegas mengambil keputusan. Lebih baik berpisah saja daripada hidup bersama tapi batin tersiksa. Terutama jika pasangan sering memukul atau berkata-kata kasar, lepaskan saja.Yakinlah di luar sana ada seseorang yang lebih baik dari dia.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags