Brilio.net - Ada banyak cerita luar biasa dari tragedi Paris yang terjadi Jumat malam (13/11) lalu. Salah satunya seperti dialami oleh pria bernama Sylvestre.

Kepada media Perancis iTele, Sylvestre menceritakan saat itu posisinya sedang berada di dekat  stadion Stade de France, yang merupakan salah satu lokasi dari tujuh lokasi serangan.

Seperti yang dilansir brilio.net dari BBC Minggu (15/11), Sylvestre mengaku diselamatkan oleh ponselnya. Saat wawancara, dia menunjukkan ponsel warna putih yang bagian belakangnya rusak karena terjangan peluru atau pecahan benda akibat ledakan.

Sylvestre mengaku peluru tersebut bisa saja 'meledakkan' kepalanya namun smartphone tersebut melindunginya.

Bagian belakang perangkat tersebut memang terlihat membengkok, tampak seperti terkena peluru. Di bagian depannya, kaca perangkat tampak retak. Ponsel tersebut berhasil menahan peluru.

Meskipun berhasil selamat, Sylvestre mengaku mengalami luka tembak di dua bagian tubuh. Untungnya, ia hanya mengalami luka gores, peluru tidak bersarang di dalam tubuh.

Ledakan bom bunuh diri di luar Stade de France terjadi di tengah laga persahabatan Prancis dan Jerman, Jumat malam. Puluhan orang tewas. Laga tetap berlangsung hingga berakhir. Presiden Francois Hollande yang berada di dalam stadion selamat dan berhasil dievakuasi.