Brilio.net - Aku mah apa atuh, cuma butiran debu. Banyak sekali anak muda atau mungkin kamu yang sering mengucapkan kata-kata seperti itu. Biasanya ekspresi tersebut muncul karena kamu bukanlah siapa-siapa atau lebih tepatnya merasa kecil dibandingkan yang lain.

Akan tetapi ada satu sisi positif yang mengejutkan dari merasa seperti butiran debu. Sebuah penelitian mengungkap bahwa merasa kecil dibandingkan dengan kemegahan alam bisa membuat kamu menjadi dermawan sebagaimana dikutip oleh brilio.net dari Big Think, Jumat (14/8).

Seorang ahli dari University of California Berkeley , Paul Piff menyebutkan bahwa merasa kecil karena kebesaran alam bisa membuat orang peduli dengan orang lain alias dermawan. Bahkan Paul juga menegaskan perasaan seperti ini mendorong seseorang untuk membantu menyejahterakan kehidupan orang lain. Jadi jangan "baper" (terbawa perasaan) jika kamu sering merasa butiran debu.

Untuk membuktikan argumen tersebut, Paul merekrut beberapa orang untuk melihat gambar dan juga potongan video tentang alam dari BBC series Planet Earth. Kemudian, masing-masing peserta akan dianalisis lebih lanjut terkait dengan tingkah sosial dan level kedermawanannya.

Hasilnya menyebutkan bahwa orang yang merasa kecil karena kemegahan alam ternyata lebih dermawan. Bahkan orang diperlihatkan potongan video tentang erupsi gunung ternyata lebih tergerak untuk membantu orang lain. Tidak hanya itu saja, perasaan ini bisa membuat kamu semakin kreatif dan meningkatkan sistem imun.

Paul juga mengungkap bahwa merasa "butiran debu" mampu mendorong orang untuk berbagi dengan yang lainnya.