Brilio.net - Usia bukanlah penghalang seseorang untuk bisa berprestasi dan mandiri. Hal itulah yang coba dibuktikan oleh Yoses Hartono (19). Lewat cara otodidak seperti menonton video Youtube, ia mahir memainkan beberapa alat musik. Lewat kerja kerasnya juga, ia bisa memproduseri albumnya sendiri.

Yoses mengungkapkan dia mulai belajar bermain musik sejak kelas VII SMP di Purwokerto Jawa Tengah. Hal itu ia lakukan karena salah satu cara untuk bisa mandiri adalah dengan cara bermusik. Beberapa alat musik ia kuasai berkat belajar otodidak.

"Saya belajar lewat Youtube, selain itu kadang juga tanya ke teman-teman," kata pemuda kelahiran Tangerang ini kepada brilio.net, Rabu (23/9).

Alat musik yang pertama ia pelajari adalah gitar ukulele. Kemudian dia juga mempelajari alat-alat musik lainnya. Kuncinya dalam belajar adalah konsisten. Dalam sehari dia menyisihkan 3-4 jam untuk belajar musik. Tak sia-sia dalam dua tahun ia telah mahir memainkan alat musik drum, gitar, bass, keyboard, dan piano.

Kondisi orang tua yang sangat sederhana memaksa Yoses untuk mandiri dengan bermusik. Sehari-hari kedua orangtua Yoses berjualan mie ayam untuk menopang kebutuhan keluarga. Sejak SMP Yoses menggeluti dunia penyiar radio untuk membantu kedua orangtuanya. Saking sibuknya di dunia musik dan radio, pemuda kelahiran 5 November 1995 ini bahkan sampai tak lulus SMP.

"Karena malu saya akhirnya pulang lagi ke Tangerang. Di sekolah saya yang baru akhirnya saya menyadari jika talenta saya memang di musik," terang anak terakhir dari lima bersaudara ini.

Dengan kemampuannya, anak pasangan Budi Hartono dan Priyanti akhirnya memberanikan diri untuk mengajari teman-temannya bermain musik. Setelah itu, ia coba membuka les musik door to door dengan nama Yoses Music Center. Ia juga saat ini menjadi pengajar musik di School of Art.

Yoses tak puas hanya mengajar musik. Bakat yang dia punya diasah dan dikembangkan. Yoses pun menjajal kemampuannya dengan membuat komposisi musik dan memproduseri sendiri album rohaninya yang rilis sekitar dua tahun lalu.

Belajar musik otodidak, Yoses kini jadi pengajar dan pemusik andal Konsisten. Sisihkan waktu 3-4 jam perhari untuk berlatih alat musik.

Dia menciptakan lagu, mengaransemen, dan menyiapkan segala sesuatunya. Ada 10 lagu dalam album pertamanya. Saat ini Yoses sedang menyiapkan lagu-lagu untuk album keduanya.

Berkat kemampuan bermusik dan kisahnya, dia beberapa kali dikirim untuk memberikan inspirasi ke beberapa kota di Indonesia. Bahkan, Yoses juga pernah menceritakan pengalamannya di Thailand dan Afrika karena diutus dari tempat ia mengajar.