Brilio.net - Memasuki pertengahan usia 20-an, seseorang sudah seharusnya memikirkan soal pernikahan. Memilih orang yang tepat sebagai pendamping hidup sudah tentu menjadi faktor utama. Restu dari orangtua jelas harus didapat sebelum akhirnya berbincang serius soal pernikahan.

Namun satu yang jadi pikiran kebanyakan laki-laki adalah biaya untuk menggelar resepsi. Acara pesta perkawinan ini seakan jadi hal yang wajib digelar, biasanya memang tuntutan dari keluarga. Namun menyelenggarakan acara resepsi tentu butuh dana yang tak sedikit.

Belum lama ini, pemilik akun Twitter @biangkerok membagikan kisah pernikahannya yang digelar sangat sederhana. Cowok yang mengaku bernama Satrio ini membuktikan kalau menggelar pesta pernikahan nggak melulu harus mewah. Resepsi dengan konsep yang simpel pun bisa membuat kedua mempelai dan tamu undangan tetap bahagia.

 

viral kisah bukti nikah sederhana © Twitter/@biangkerok

foto: Twitter/@biangkerok

 

Usai mendapat restu dari keluarganya dan keluarga kekasihnya, Karin, Satrio mulai menyiapkan segala kebutuhan. Ia banyak menghemat budget dengan cara mengurus persiapan secara mandiri. Soal undangan misalnya, Satrio mendesainnya sendiri, beli kertas sendiri dan memotong-motongnya sendiri. Sementara urusan mencetak, diserahkan kepada temannya yang berbisnis di usaha sablon.

Menurut pengakuannya, ia mencetak 300 undangan dengan harga yang tidak sampai Rp 800 per lembarnya. Sementara itu, ia dan Karin tidak melakukan pemotretan prewedding. Ia lebih ingin momen pernikahannya yang diabadikan daripada harus dua kali mengeluarkan uang untuk melakukan prewedding.

"seserahan.
banyak saran dari teman² dekat, kalo seserahan kebanyakan gak dipakai.
jadi gue & karin sepakat untuk beli seperangkat alat olahraga. sepatu running, sport bra, legging, jersey.
dihias oleh kawan baik," ujar Satrio, seperti brilio.net lansir dari unggahannya pada Kamis (10/10).

 

viral kisah bukti nikah sederhana © Twitter/@biangkerok

foto: Twitter/@biangkerok

 

Menariknya, sejoli ini melangsungkan resepsi tanpa ada pelaminan sama sekali. Jadi begitu masuk, tamu undangan langsung dipersilahkan makan. Sementara pengantin lah yang menyambut dan mengajak ngobrol tamu undangan sembari mereka menikmati makanan. Tetap menyenangkan, lho!

Untungnya, ide menikah dengan cara yang simpel dan minim budget ini disetujui oleh kedua keluarga. Bahkan, orangtua keduanya menyarankan untuk menikah di KUA saja tanpa harus pakai resepsi segala.

 

 

Usai diunggah belum lama ini, curhatan Satrio ini pun viral di media sosial. Hingga kini, cuitan tersebut telah di-retweet sebanyak 3.000 kali. Banyak warganet yang menjadikan kisah itu sebagai ide dan inspirasi untuk pernikahan mereka kelak.

"Tipe pernikahan yg ku inginkan, abis akad udah pulang kerumah rebahan ma istri," kata akun @uttazt_.

"Cewek sih mungkin kbanyakan mau2 aja diajak nikah sederhana kaya gini. Tapi biasa mak bapak nya yg gamau," ungkap akun @ptryuu_.

"pengen banget nikah sederhana tapi keluarga menolak :(" ujar akun @TariMutia96.